Sejarah Desa

Desa Labuapi adalah salah satu desa dikecamatan Labuapi, kabupaten Lombok Barat. Desa Labuapi awalnya adalah sebuah dusun yang merupakan bagian dari pemerintahan Desa Telagawaru, Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat.

Sejarah nama “LABUAPI” berasal dari legenda cerita rakyat LABUH API (Bahasa Bali) yang berarti Api Jatuh. Diceritakan bahwa pada zaman pemerintahan Raja Anak Agung kerajaan Kelungkung Karang Asem Bali pada saat itu mengirim perajuritnya untuk memperluas wilayah kekuasaannya dipulau Lombok. Dalam perjalanan didaratan pulau lombok para perajurit mengalami kelelahan hingga diputuskan untuk beristirahat dan bermalam di suatu tempat area semak belukar. ketika malam para perajurit menyalakan obor dari bambu untuk penerangan dan tanpa disengaja sebuah obor jatuh dan membakar semak belukar, maka terjadilah kebakaran yang hebat. Para perajurit yang terluka saat itu ditinggal untuk dirawat hingga menetap di area itu dan tempat itu dinamanan LABUH API.

 Pada perkembangannya area tersebut didiami juga oleh masyarakat suku sasak hingga sampai sekarang penyebutan nama area tersebut dikaitkan dengan dialeg masyarakat suku sasak menjadi LABUAPI.

 

Seiring dengan perkembangan jumlah penduduk yang sedemikian pesat diwilayah dusun Labuapi, maka pada tahun 2001 disetujui untuk memisahkan diri dari pemerintahan Desa Telagawaru. Dan akhirnya pada tahun 2003 diresmikan oleh pemerintah kabupaten Lombok Barat menjadi Desa Definitif. Desa Labuapi, Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat.